Pemprov Papua agendakan studi banding kopi di PNG




























































































































































































































Pemprov Papua agendakan studi banding kopi di PNG
Tanaman kopi di dataran tinggi Papua. (Foto: Antara News)

Jayapura (Antara Papua) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengagendakan studi banding tentang tata niaga kopi arabika di negara tetangga Papua Nugini (PNG).

Kepala Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Provinsi Papua Jhon Way, di Jayapura, Rabu, menjelaskan potensi kopi di Papua cukup tinggi, namun belum terbentuk sebagai sebuah industri yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.

Oleh karena itu dalam studi banding tersebut Pemprov Papua ingin mengetahui bagaimana tata kelola kopi di Papua Nugini.

“Sentra kopi di PNG ada di Monaghan, sebuah daratan tinggi seperti Wamena. Kita harus pelajari tata niaganya karena dari kopi banyak orang PNG jadi kaya,” ujarnya.

Menurut dia, kualitas kopi Papua dengan Papua Nugini sama karena daerah Monaghan berbatasan langsung dengan Kabupaten Pegunungan Bintang.

Selain dari sisi infrastruktur jalan yang belum memadai, hingga kini belum ada keterpaduan program di tingkat provinsi dengan kabupaten untuk memanfaatkan potensi tersebut.

“Di sini (Papua) potensi besar tapi belum bisa dimaksimalkan. kopi ini harus digiatkan, harus ada koperasi yang bisa mewadahi sehingga minimal setiap bulan kita bisa ekspor,” katanya.

“Harus ada sinergi dengan pemerintah kabupaten karena kebun kopi ini cukup banyak karena bibitnya sudah ada dari zaman belanda,” sambungnya.

Masih bergantungnya Papua terhadap sektor tambang, menurut dia harus segera diminimalisir karena hingga kini dampak yang diberikan sektor tersebut belum merata.

“Papua pertumbuhan IPM tinggi tapi kemiskinan tetap tinggi karena kita tergantung sektor tambang. Sektor ini hanya memperkerjakan 13 ribu orang, sisanya ada di sektor lain, jadi akhirnya pertumbuhan ini tidak merata,” kata Jhon. (*)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017




via WordPress http://ift.tt/2qalSOd




via WordPress http://ift.tt/2qaxuRA




via WordPress http://ift.tt/2p6Jp17




via WordPress http://ift.tt/2oMiqVo




via WordPress http://ift.tt/2qbxFMt




via WordPress http://ift.tt/2qc2UqD




via WordPress http://ift.tt/2oQhErj




via WordPress http://ift.tt/2pDNIma




via WordPress http://ift.tt/2pn60VX




via WordPress http://ift.tt/2p8OXbw




via WordPress http://ift.tt/2pnBtY9




via WordPress http://ift.tt/2oCApm2




via WordPress http://ift.tt/2oCFRFg




via WordPress http://ift.tt/2qlGdg3




via WordPress http://ift.tt/2oDjOyx




via WordPress http://ift.tt/2oDlPuv




via WordPress http://ift.tt/2qdne8j




via WordPress http://ift.tt/2qdwJUM




via WordPress http://ift.tt/2oDI5V1




via WordPress http://ift.tt/2poDByD




via WordPress http://ift.tt/2paEufT




via WordPress http://ift.tt/2qlJqwc




via WordPress http://ift.tt/2paGUuQ




via WordPress http://ift.tt/2pow7f3




via WordPress http://ift.tt/2qdDg1P




via WordPress http://ift.tt/2oPaNh6




via WordPress http://ift.tt/2pFxby6




via WordPress http://ift.tt/2pou9LW




via WordPress http://ift.tt/2qm2dYg




via WordPress http://ift.tt/2oSrc5b




via WordPress http://ift.tt/2oE2DNf




via WordPress http://ift.tt/2pbesJa




via WordPress http://ift.tt/2qebQZG




via WordPress http://ift.tt/2pbstXD




via WordPress http://ift.tt/2oPuTHQ




via WordPress http://ift.tt/2pbvuXJ




via WordPress http://ift.tt/2pbElIT




via WordPress http://ift.tt/2oEzzVF




via WordPress http://ift.tt/2qmIzvd




via WordPress http://ift.tt/2qejBBz




via WordPress http://ift.tt/2oSUdgW




via WordPress http://ift.tt/2oQ3g1g




via WordPress http://ift.tt/2oTdwqg




via WordPress http://ift.tt/2qeGmm2




via WordPress http://ift.tt/2pcey3z




via WordPress http://ift.tt/2pc1R8M




via WordPress http://ift.tt/2oThE9V




via WordPress http://ift.tt/2pcs0o5




via WordPress http://ift.tt/2ppxIRZ




via WordPress http://ift.tt/2oFvvEP




via WordPress http://ift.tt/2oT2odm




via WordPress http://ift.tt/2oFMdUH




via WordPress http://ift.tt/2pGEMwe




via WordPress http://ift.tt/2pGo0xs




via WordPress http://ift.tt/2pcS5Dz




via WordPress http://ift.tt/2qfroMZ




via WordPress http://ift.tt/2oTONCq




via WordPress http://ift.tt/2qnpQPW




via WordPress http://ift.tt/2oTY7WV




via WordPress http://ift.tt/2pq737m




via WordPress http://ift.tt/2qfenpp




via WordPress http://ift.tt/2pdfVPt




via WordPress http://ift.tt/2qnQh8q




via WordPress http://ift.tt/2qeUEGw




via WordPress http://ift.tt/2oQSyHX




via WordPress http://ift.tt/2pGWboH




via WordPress http://ift.tt/2oU1ZqS




via WordPress http://ift.tt/2pHa85U




via WordPress http://ift.tt/2qg6IEp




via WordPress http://ift.tt/2pdLDMp




via WordPress http://ift.tt/2qo9S8u




via WordPress http://ift.tt/2qgvS5L




via WordPress http://ift.tt/2qonrEX

Pemprov Papua agendakan studi banding kopi di PNG

























































































































































































































Pemprov Papua agendakan studi banding kopi di PNG
Tanaman kopi di dataran tinggi Papua. (Foto: Antara News)

Jayapura (Antara Papua) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengagendakan studi banding tentang tata niaga kopi arabika di negara tetangga Papua Nugini (PNG).

Kepala Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Provinsi Papua Jhon Way, di Jayapura, Rabu, menjelaskan potensi kopi di Papua cukup tinggi, namun belum terbentuk sebagai sebuah industri yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.

Oleh karena itu dalam studi banding tersebut Pemprov Papua ingin mengetahui bagaimana tata kelola kopi di Papua Nugini.

“Sentra kopi di PNG ada di Monaghan, sebuah daratan tinggi seperti Wamena. Kita harus pelajari tata niaganya karena dari kopi banyak orang PNG jadi kaya,” ujarnya.

Menurut dia, kualitas kopi Papua dengan Papua Nugini sama karena daerah Monaghan berbatasan langsung dengan Kabupaten Pegunungan Bintang.

Selain dari sisi infrastruktur jalan yang belum memadai, hingga kini belum ada keterpaduan program di tingkat provinsi dengan kabupaten untuk memanfaatkan potensi tersebut.

“Di sini (Papua) potensi besar tapi belum bisa dimaksimalkan. kopi ini harus digiatkan, harus ada koperasi yang bisa mewadahi sehingga minimal setiap bulan kita bisa ekspor,” katanya.

“Harus ada sinergi dengan pemerintah kabupaten karena kebun kopi ini cukup banyak karena bibitnya sudah ada dari zaman belanda,” sambungnya.

Masih bergantungnya Papua terhadap sektor tambang, menurut dia harus segera diminimalisir karena hingga kini dampak yang diberikan sektor tersebut belum merata.

“Papua pertumbuhan IPM tinggi tapi kemiskinan tetap tinggi karena kita tergantung sektor tambang. Sektor ini hanya memperkerjakan 13 ribu orang, sisanya ada di sektor lain, jadi akhirnya pertumbuhan ini tidak merata,” kata Jhon. (*)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017




via WordPress http://ift.tt/2qalSOd




via WordPress http://ift.tt/2qaxuRA




via WordPress http://ift.tt/2p6Jp17




via WordPress http://ift.tt/2oMiqVo




via WordPress http://ift.tt/2qbxFMt




via WordPress http://ift.tt/2qc2UqD




via WordPress http://ift.tt/2oQhErj




via WordPress http://ift.tt/2pDNIma




via WordPress http://ift.tt/2pn60VX




via WordPress http://ift.tt/2p8OXbw




via WordPress http://ift.tt/2pnBtY9




via WordPress http://ift.tt/2oCApm2




via WordPress http://ift.tt/2oCFRFg




via WordPress http://ift.tt/2qlGdg3




via WordPress http://ift.tt/2oDjOyx




via WordPress http://ift.tt/2oDlPuv




via WordPress http://ift.tt/2qdne8j




via WordPress http://ift.tt/2qdwJUM




via WordPress http://ift.tt/2oDI5V1




via WordPress http://ift.tt/2poDByD




via WordPress http://ift.tt/2paEufT




via WordPress http://ift.tt/2qlJqwc




via WordPress http://ift.tt/2paGUuQ




via WordPress http://ift.tt/2pow7f3




via WordPress http://ift.tt/2qdDg1P




via WordPress http://ift.tt/2oPaNh6




via WordPress http://ift.tt/2pFxby6




via WordPress http://ift.tt/2pou9LW




via WordPress http://ift.tt/2qm2dYg




via WordPress http://ift.tt/2oSrc5b




via WordPress http://ift.tt/2oE2DNf




via WordPress http://ift.tt/2pbesJa




via WordPress http://ift.tt/2qebQZG




via WordPress http://ift.tt/2pbstXD




via WordPress http://ift.tt/2oPuTHQ




via WordPress http://ift.tt/2pbvuXJ




via WordPress http://ift.tt/2pbElIT




via WordPress http://ift.tt/2oEzzVF




via WordPress http://ift.tt/2qmIzvd




via WordPress http://ift.tt/2qejBBz




via WordPress http://ift.tt/2oSUdgW




via WordPress http://ift.tt/2oQ3g1g




via WordPress http://ift.tt/2oTdwqg




via WordPress http://ift.tt/2qeGmm2




via WordPress http://ift.tt/2pcey3z




via WordPress http://ift.tt/2pc1R8M




via WordPress http://ift.tt/2oThE9V




via WordPress http://ift.tt/2pcs0o5




via WordPress http://ift.tt/2ppxIRZ




via WordPress http://ift.tt/2oFvvEP




via WordPress http://ift.tt/2oT2odm




via WordPress http://ift.tt/2oFMdUH




via WordPress http://ift.tt/2pGEMwe




via WordPress http://ift.tt/2pGo0xs




via WordPress http://ift.tt/2pcS5Dz




via WordPress http://ift.tt/2qfroMZ




via WordPress http://ift.tt/2oTONCq




via WordPress http://ift.tt/2qnpQPW




via WordPress http://ift.tt/2oTY7WV




via WordPress http://ift.tt/2pq737m




via WordPress http://ift.tt/2qfenpp




via WordPress http://ift.tt/2pdfVPt




via WordPress http://ift.tt/2qnQh8q




via WordPress http://ift.tt/2qeUEGw




via WordPress http://ift.tt/2oQSyHX




via WordPress http://ift.tt/2pGWboH




via WordPress http://ift.tt/2oU1ZqS




via WordPress http://ift.tt/2pHa85U




via WordPress http://ift.tt/2qg6IEp




via WordPress http://ift.tt/2pdLDMp




via WordPress http://ift.tt/2qo9S8u




via WordPress http://ift.tt/2qgvS5L

Pemprov Papua agendakan studi banding kopi di PNG






















































































































































































































Pemprov Papua agendakan studi banding kopi di PNG
Tanaman kopi di dataran tinggi Papua. (Foto: Antara News)

Jayapura (Antara Papua) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengagendakan studi banding tentang tata niaga kopi arabika di negara tetangga Papua Nugini (PNG).

Kepala Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Provinsi Papua Jhon Way, di Jayapura, Rabu, menjelaskan potensi kopi di Papua cukup tinggi, namun belum terbentuk sebagai sebuah industri yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.

Oleh karena itu dalam studi banding tersebut Pemprov Papua ingin mengetahui bagaimana tata kelola kopi di Papua Nugini.

“Sentra kopi di PNG ada di Monaghan, sebuah daratan tinggi seperti Wamena. Kita harus pelajari tata niaganya karena dari kopi banyak orang PNG jadi kaya,” ujarnya.

Menurut dia, kualitas kopi Papua dengan Papua Nugini sama karena daerah Monaghan berbatasan langsung dengan Kabupaten Pegunungan Bintang.

Selain dari sisi infrastruktur jalan yang belum memadai, hingga kini belum ada keterpaduan program di tingkat provinsi dengan kabupaten untuk memanfaatkan potensi tersebut.

“Di sini (Papua) potensi besar tapi belum bisa dimaksimalkan. kopi ini harus digiatkan, harus ada koperasi yang bisa mewadahi sehingga minimal setiap bulan kita bisa ekspor,” katanya.

“Harus ada sinergi dengan pemerintah kabupaten karena kebun kopi ini cukup banyak karena bibitnya sudah ada dari zaman belanda,” sambungnya.

Masih bergantungnya Papua terhadap sektor tambang, menurut dia harus segera diminimalisir karena hingga kini dampak yang diberikan sektor tersebut belum merata.

“Papua pertumbuhan IPM tinggi tapi kemiskinan tetap tinggi karena kita tergantung sektor tambang. Sektor ini hanya memperkerjakan 13 ribu orang, sisanya ada di sektor lain, jadi akhirnya pertumbuhan ini tidak merata,” kata Jhon. (*)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017




via WordPress http://ift.tt/2qalSOd




via WordPress http://ift.tt/2qaxuRA




via WordPress http://ift.tt/2p6Jp17




via WordPress http://ift.tt/2oMiqVo




via WordPress http://ift.tt/2qbxFMt




via WordPress http://ift.tt/2qc2UqD




via WordPress http://ift.tt/2oQhErj




via WordPress http://ift.tt/2pDNIma




via WordPress http://ift.tt/2pn60VX




via WordPress http://ift.tt/2p8OXbw




via WordPress http://ift.tt/2pnBtY9




via WordPress http://ift.tt/2oCApm2




via WordPress http://ift.tt/2oCFRFg




via WordPress http://ift.tt/2qlGdg3




via WordPress http://ift.tt/2oDjOyx




via WordPress http://ift.tt/2oDlPuv




via WordPress http://ift.tt/2qdne8j




via WordPress http://ift.tt/2qdwJUM




via WordPress http://ift.tt/2oDI5V1




via WordPress http://ift.tt/2poDByD




via WordPress http://ift.tt/2paEufT




via WordPress http://ift.tt/2qlJqwc




via WordPress http://ift.tt/2paGUuQ




via WordPress http://ift.tt/2pow7f3




via WordPress http://ift.tt/2qdDg1P




via WordPress http://ift.tt/2oPaNh6




via WordPress http://ift.tt/2pFxby6




via WordPress http://ift.tt/2pou9LW




via WordPress http://ift.tt/2qm2dYg




via WordPress http://ift.tt/2oSrc5b




via WordPress http://ift.tt/2oE2DNf




via WordPress http://ift.tt/2pbesJa




via WordPress http://ift.tt/2qebQZG




via WordPress http://ift.tt/2pbstXD




via WordPress http://ift.tt/2oPuTHQ




via WordPress http://ift.tt/2pbvuXJ




via WordPress http://ift.tt/2pbElIT




via WordPress http://ift.tt/2oEzzVF




via WordPress http://ift.tt/2qmIzvd




via WordPress http://ift.tt/2qejBBz




via WordPress http://ift.tt/2oSUdgW




via WordPress http://ift.tt/2oQ3g1g




via WordPress http://ift.tt/2oTdwqg




via WordPress http://ift.tt/2qeGmm2




via WordPress http://ift.tt/2pcey3z




via WordPress http://ift.tt/2pc1R8M




via WordPress http://ift.tt/2oThE9V




via WordPress http://ift.tt/2pcs0o5




via WordPress http://ift.tt/2ppxIRZ




via WordPress http://ift.tt/2oFvvEP




via WordPress http://ift.tt/2oT2odm




via WordPress http://ift.tt/2oFMdUH




via WordPress http://ift.tt/2pGEMwe




via WordPress http://ift.tt/2pGo0xs




via WordPress http://ift.tt/2pcS5Dz




via WordPress http://ift.tt/2qfroMZ




via WordPress http://ift.tt/2oTONCq




via WordPress http://ift.tt/2qnpQPW




via WordPress http://ift.tt/2oTY7WV




via WordPress http://ift.tt/2pq737m




via WordPress http://ift.tt/2qfenpp




via WordPress http://ift.tt/2pdfVPt




via WordPress http://ift.tt/2qnQh8q




via WordPress http://ift.tt/2qeUEGw




via WordPress http://ift.tt/2oQSyHX




via WordPress http://ift.tt/2pGWboH




via WordPress http://ift.tt/2oU1ZqS




via WordPress http://ift.tt/2pHa85U




via WordPress http://ift.tt/2qg6IEp




via WordPress http://ift.tt/2pdLDMp




via WordPress http://ift.tt/2qo9S8u

Pemprov Papua agendakan studi banding kopi di PNG



















































































































































































































Pemprov Papua agendakan studi banding kopi di PNG
Tanaman kopi di dataran tinggi Papua. (Foto: Antara News)

Jayapura (Antara Papua) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengagendakan studi banding tentang tata niaga kopi arabika di negara tetangga Papua Nugini (PNG).

Kepala Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Provinsi Papua Jhon Way, di Jayapura, Rabu, menjelaskan potensi kopi di Papua cukup tinggi, namun belum terbentuk sebagai sebuah industri yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.

Oleh karena itu dalam studi banding tersebut Pemprov Papua ingin mengetahui bagaimana tata kelola kopi di Papua Nugini.

“Sentra kopi di PNG ada di Monaghan, sebuah daratan tinggi seperti Wamena. Kita harus pelajari tata niaganya karena dari kopi banyak orang PNG jadi kaya,” ujarnya.

Menurut dia, kualitas kopi Papua dengan Papua Nugini sama karena daerah Monaghan berbatasan langsung dengan Kabupaten Pegunungan Bintang.

Selain dari sisi infrastruktur jalan yang belum memadai, hingga kini belum ada keterpaduan program di tingkat provinsi dengan kabupaten untuk memanfaatkan potensi tersebut.

“Di sini (Papua) potensi besar tapi belum bisa dimaksimalkan. kopi ini harus digiatkan, harus ada koperasi yang bisa mewadahi sehingga minimal setiap bulan kita bisa ekspor,” katanya.

“Harus ada sinergi dengan pemerintah kabupaten karena kebun kopi ini cukup banyak karena bibitnya sudah ada dari zaman belanda,” sambungnya.

Masih bergantungnya Papua terhadap sektor tambang, menurut dia harus segera diminimalisir karena hingga kini dampak yang diberikan sektor tersebut belum merata.

“Papua pertumbuhan IPM tinggi tapi kemiskinan tetap tinggi karena kita tergantung sektor tambang. Sektor ini hanya memperkerjakan 13 ribu orang, sisanya ada di sektor lain, jadi akhirnya pertumbuhan ini tidak merata,” kata Jhon. (*)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017




via WordPress http://ift.tt/2qalSOd




via WordPress http://ift.tt/2qaxuRA




via WordPress http://ift.tt/2p6Jp17




via WordPress http://ift.tt/2oMiqVo




via WordPress http://ift.tt/2qbxFMt




via WordPress http://ift.tt/2qc2UqD




via WordPress http://ift.tt/2oQhErj




via WordPress http://ift.tt/2pDNIma




via WordPress http://ift.tt/2pn60VX




via WordPress http://ift.tt/2p8OXbw




via WordPress http://ift.tt/2pnBtY9




via WordPress http://ift.tt/2oCApm2




via WordPress http://ift.tt/2oCFRFg




via WordPress http://ift.tt/2qlGdg3




via WordPress http://ift.tt/2oDjOyx




via WordPress http://ift.tt/2oDlPuv




via WordPress http://ift.tt/2qdne8j




via WordPress http://ift.tt/2qdwJUM




via WordPress http://ift.tt/2oDI5V1




via WordPress http://ift.tt/2poDByD




via WordPress http://ift.tt/2paEufT




via WordPress http://ift.tt/2qlJqwc




via WordPress http://ift.tt/2paGUuQ




via WordPress http://ift.tt/2pow7f3




via WordPress http://ift.tt/2qdDg1P




via WordPress http://ift.tt/2oPaNh6




via WordPress http://ift.tt/2pFxby6




via WordPress http://ift.tt/2pou9LW




via WordPress http://ift.tt/2qm2dYg




via WordPress http://ift.tt/2oSrc5b




via WordPress http://ift.tt/2oE2DNf




via WordPress http://ift.tt/2pbesJa




via WordPress http://ift.tt/2qebQZG




via WordPress http://ift.tt/2pbstXD




via WordPress http://ift.tt/2oPuTHQ




via WordPress http://ift.tt/2pbvuXJ




via WordPress http://ift.tt/2pbElIT




via WordPress http://ift.tt/2oEzzVF




via WordPress http://ift.tt/2qmIzvd




via WordPress http://ift.tt/2qejBBz




via WordPress http://ift.tt/2oSUdgW




via WordPress http://ift.tt/2oQ3g1g




via WordPress http://ift.tt/2oTdwqg




via WordPress http://ift.tt/2qeGmm2




via WordPress http://ift.tt/2pcey3z




via WordPress http://ift.tt/2pc1R8M




via WordPress http://ift.tt/2oThE9V




via WordPress http://ift.tt/2pcs0o5




via WordPress http://ift.tt/2ppxIRZ




via WordPress http://ift.tt/2oFvvEP




via WordPress http://ift.tt/2oT2odm




via WordPress http://ift.tt/2oFMdUH




via WordPress http://ift.tt/2pGEMwe




via WordPress http://ift.tt/2pGo0xs




via WordPress http://ift.tt/2pcS5Dz




via WordPress http://ift.tt/2qfroMZ




via WordPress http://ift.tt/2oTONCq




via WordPress http://ift.tt/2qnpQPW




via WordPress http://ift.tt/2oTY7WV




via WordPress http://ift.tt/2pq737m




via WordPress http://ift.tt/2qfenpp




via WordPress http://ift.tt/2pdfVPt




via WordPress http://ift.tt/2qnQh8q




via WordPress http://ift.tt/2qeUEGw




via WordPress http://ift.tt/2oQSyHX




via WordPress http://ift.tt/2pGWboH




via WordPress http://ift.tt/2oU1ZqS




via WordPress http://ift.tt/2pHa85U




via WordPress http://ift.tt/2qg6IEp




via WordPress http://ift.tt/2pdLDMp

Pemprov Papua agendakan studi banding kopi di PNG
















































































































































































































Pemprov Papua agendakan studi banding kopi di PNG
Tanaman kopi di dataran tinggi Papua. (Foto: Antara News)

Jayapura (Antara Papua) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengagendakan studi banding tentang tata niaga kopi arabika di negara tetangga Papua Nugini (PNG).

Kepala Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Provinsi Papua Jhon Way, di Jayapura, Rabu, menjelaskan potensi kopi di Papua cukup tinggi, namun belum terbentuk sebagai sebuah industri yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.

Oleh karena itu dalam studi banding tersebut Pemprov Papua ingin mengetahui bagaimana tata kelola kopi di Papua Nugini.

“Sentra kopi di PNG ada di Monaghan, sebuah daratan tinggi seperti Wamena. Kita harus pelajari tata niaganya karena dari kopi banyak orang PNG jadi kaya,” ujarnya.

Menurut dia, kualitas kopi Papua dengan Papua Nugini sama karena daerah Monaghan berbatasan langsung dengan Kabupaten Pegunungan Bintang.

Selain dari sisi infrastruktur jalan yang belum memadai, hingga kini belum ada keterpaduan program di tingkat provinsi dengan kabupaten untuk memanfaatkan potensi tersebut.

“Di sini (Papua) potensi besar tapi belum bisa dimaksimalkan. kopi ini harus digiatkan, harus ada koperasi yang bisa mewadahi sehingga minimal setiap bulan kita bisa ekspor,” katanya.

“Harus ada sinergi dengan pemerintah kabupaten karena kebun kopi ini cukup banyak karena bibitnya sudah ada dari zaman belanda,” sambungnya.

Masih bergantungnya Papua terhadap sektor tambang, menurut dia harus segera diminimalisir karena hingga kini dampak yang diberikan sektor tersebut belum merata.

“Papua pertumbuhan IPM tinggi tapi kemiskinan tetap tinggi karena kita tergantung sektor tambang. Sektor ini hanya memperkerjakan 13 ribu orang, sisanya ada di sektor lain, jadi akhirnya pertumbuhan ini tidak merata,” kata Jhon. (*)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017




via WordPress http://ift.tt/2qalSOd




via WordPress http://ift.tt/2qaxuRA




via WordPress http://ift.tt/2p6Jp17




via WordPress http://ift.tt/2oMiqVo




via WordPress http://ift.tt/2qbxFMt




via WordPress http://ift.tt/2qc2UqD




via WordPress http://ift.tt/2oQhErj




via WordPress http://ift.tt/2pDNIma




via WordPress http://ift.tt/2pn60VX




via WordPress http://ift.tt/2p8OXbw




via WordPress http://ift.tt/2pnBtY9




via WordPress http://ift.tt/2oCApm2




via WordPress http://ift.tt/2oCFRFg




via WordPress http://ift.tt/2qlGdg3




via WordPress http://ift.tt/2oDjOyx




via WordPress http://ift.tt/2oDlPuv




via WordPress http://ift.tt/2qdne8j




via WordPress http://ift.tt/2qdwJUM




via WordPress http://ift.tt/2oDI5V1




via WordPress http://ift.tt/2poDByD




via WordPress http://ift.tt/2paEufT




via WordPress http://ift.tt/2qlJqwc




via WordPress http://ift.tt/2paGUuQ




via WordPress http://ift.tt/2pow7f3




via WordPress http://ift.tt/2qdDg1P




via WordPress http://ift.tt/2oPaNh6




via WordPress http://ift.tt/2pFxby6




via WordPress http://ift.tt/2pou9LW




via WordPress http://ift.tt/2qm2dYg




via WordPress http://ift.tt/2oSrc5b




via WordPress http://ift.tt/2oE2DNf




via WordPress http://ift.tt/2pbesJa




via WordPress http://ift.tt/2qebQZG




via WordPress http://ift.tt/2pbstXD




via WordPress http://ift.tt/2oPuTHQ




via WordPress http://ift.tt/2pbvuXJ




via WordPress http://ift.tt/2pbElIT




via WordPress http://ift.tt/2oEzzVF




via WordPress http://ift.tt/2qmIzvd




via WordPress http://ift.tt/2qejBBz




via WordPress http://ift.tt/2oSUdgW




via WordPress http://ift.tt/2oQ3g1g




via WordPress http://ift.tt/2oTdwqg




via WordPress http://ift.tt/2qeGmm2




via WordPress http://ift.tt/2pcey3z




via WordPress http://ift.tt/2pc1R8M




via WordPress http://ift.tt/2oThE9V




via WordPress http://ift.tt/2pcs0o5




via WordPress http://ift.tt/2ppxIRZ




via WordPress http://ift.tt/2oFvvEP




via WordPress http://ift.tt/2oT2odm




via WordPress http://ift.tt/2oFMdUH




via WordPress http://ift.tt/2pGEMwe




via WordPress http://ift.tt/2pGo0xs




via WordPress http://ift.tt/2pcS5Dz




via WordPress http://ift.tt/2qfroMZ




via WordPress http://ift.tt/2oTONCq




via WordPress http://ift.tt/2qnpQPW




via WordPress http://ift.tt/2oTY7WV




via WordPress http://ift.tt/2pq737m




via WordPress http://ift.tt/2qfenpp




via WordPress http://ift.tt/2pdfVPt




via WordPress http://ift.tt/2qnQh8q




via WordPress http://ift.tt/2qeUEGw




via WordPress http://ift.tt/2oQSyHX




via WordPress http://ift.tt/2pGWboH




via WordPress http://ift.tt/2oU1ZqS




via WordPress http://ift.tt/2pHa85U




via WordPress http://ift.tt/2qg6IEp

Pemprov Papua agendakan studi banding kopi di PNG













































































































































































































Pemprov Papua agendakan studi banding kopi di PNG
Tanaman kopi di dataran tinggi Papua. (Foto: Antara News)

Jayapura (Antara Papua) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengagendakan studi banding tentang tata niaga kopi arabika di negara tetangga Papua Nugini (PNG).

Kepala Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Provinsi Papua Jhon Way, di Jayapura, Rabu, menjelaskan potensi kopi di Papua cukup tinggi, namun belum terbentuk sebagai sebuah industri yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.

Oleh karena itu dalam studi banding tersebut Pemprov Papua ingin mengetahui bagaimana tata kelola kopi di Papua Nugini.

“Sentra kopi di PNG ada di Monaghan, sebuah daratan tinggi seperti Wamena. Kita harus pelajari tata niaganya karena dari kopi banyak orang PNG jadi kaya,” ujarnya.

Menurut dia, kualitas kopi Papua dengan Papua Nugini sama karena daerah Monaghan berbatasan langsung dengan Kabupaten Pegunungan Bintang.

Selain dari sisi infrastruktur jalan yang belum memadai, hingga kini belum ada keterpaduan program di tingkat provinsi dengan kabupaten untuk memanfaatkan potensi tersebut.

“Di sini (Papua) potensi besar tapi belum bisa dimaksimalkan. kopi ini harus digiatkan, harus ada koperasi yang bisa mewadahi sehingga minimal setiap bulan kita bisa ekspor,” katanya.

“Harus ada sinergi dengan pemerintah kabupaten karena kebun kopi ini cukup banyak karena bibitnya sudah ada dari zaman belanda,” sambungnya.

Masih bergantungnya Papua terhadap sektor tambang, menurut dia harus segera diminimalisir karena hingga kini dampak yang diberikan sektor tersebut belum merata.

“Papua pertumbuhan IPM tinggi tapi kemiskinan tetap tinggi karena kita tergantung sektor tambang. Sektor ini hanya memperkerjakan 13 ribu orang, sisanya ada di sektor lain, jadi akhirnya pertumbuhan ini tidak merata,” kata Jhon. (*)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017




via WordPress http://ift.tt/2qalSOd




via WordPress http://ift.tt/2qaxuRA




via WordPress http://ift.tt/2p6Jp17




via WordPress http://ift.tt/2oMiqVo




via WordPress http://ift.tt/2qbxFMt




via WordPress http://ift.tt/2qc2UqD




via WordPress http://ift.tt/2oQhErj




via WordPress http://ift.tt/2pDNIma




via WordPress http://ift.tt/2pn60VX




via WordPress http://ift.tt/2p8OXbw




via WordPress http://ift.tt/2pnBtY9




via WordPress http://ift.tt/2oCApm2




via WordPress http://ift.tt/2oCFRFg




via WordPress http://ift.tt/2qlGdg3




via WordPress http://ift.tt/2oDjOyx




via WordPress http://ift.tt/2oDlPuv




via WordPress http://ift.tt/2qdne8j




via WordPress http://ift.tt/2qdwJUM




via WordPress http://ift.tt/2oDI5V1




via WordPress http://ift.tt/2poDByD




via WordPress http://ift.tt/2paEufT




via WordPress http://ift.tt/2qlJqwc




via WordPress http://ift.tt/2paGUuQ




via WordPress http://ift.tt/2pow7f3




via WordPress http://ift.tt/2qdDg1P




via WordPress http://ift.tt/2oPaNh6




via WordPress http://ift.tt/2pFxby6




via WordPress http://ift.tt/2pou9LW




via WordPress http://ift.tt/2qm2dYg




via WordPress http://ift.tt/2oSrc5b




via WordPress http://ift.tt/2oE2DNf




via WordPress http://ift.tt/2pbesJa




via WordPress http://ift.tt/2qebQZG




via WordPress http://ift.tt/2pbstXD




via WordPress http://ift.tt/2oPuTHQ




via WordPress http://ift.tt/2pbvuXJ




via WordPress http://ift.tt/2pbElIT




via WordPress http://ift.tt/2oEzzVF




via WordPress http://ift.tt/2qmIzvd




via WordPress http://ift.tt/2qejBBz




via WordPress http://ift.tt/2oSUdgW




via WordPress http://ift.tt/2oQ3g1g




via WordPress http://ift.tt/2oTdwqg




via WordPress http://ift.tt/2qeGmm2




via WordPress http://ift.tt/2pcey3z




via WordPress http://ift.tt/2pc1R8M




via WordPress http://ift.tt/2oThE9V




via WordPress http://ift.tt/2pcs0o5




via WordPress http://ift.tt/2ppxIRZ




via WordPress http://ift.tt/2oFvvEP




via WordPress http://ift.tt/2oT2odm




via WordPress http://ift.tt/2oFMdUH




via WordPress http://ift.tt/2pGEMwe




via WordPress http://ift.tt/2pGo0xs




via WordPress http://ift.tt/2pcS5Dz




via WordPress http://ift.tt/2qfroMZ




via WordPress http://ift.tt/2oTONCq




via WordPress http://ift.tt/2qnpQPW




via WordPress http://ift.tt/2oTY7WV




via WordPress http://ift.tt/2pq737m




via WordPress http://ift.tt/2qfenpp




via WordPress http://ift.tt/2pdfVPt




via WordPress http://ift.tt/2qnQh8q




via WordPress http://ift.tt/2qeUEGw




via WordPress http://ift.tt/2oQSyHX




via WordPress http://ift.tt/2pGWboH




via WordPress http://ift.tt/2oU1ZqS




via WordPress http://ift.tt/2pHa85U